Jumat, 28 Oktober 2011

Pesan Kakek Untuk Para Pria





Pesan kakek untuk para pria:


۞ *•.¸.•*۞


1. Kakek berkata, hargai istrimu sebagaimana engkau menghargai ibumu, sebab istrimu juga seorang ibu dari anak-anakmu.


۞ *•.¸.•*۞


2. Kakek berkata, jika marah boleh tidak memberi uang, boleh tidak berbicara dengan istrimu, tapi jgn bertengkar dengannya (membentaknya, memukulnya)


۞ *•.¸.•*۞


3. Kakek berkata, jantung rumah adalah seorang istri. Jika hati istri mu tidak bahagia maka seisi rumah akan tampak seperti neraka (tidak ada canda tawa, manja, perhatian). Maka sayangi istrimu agar dia bahagia dan engkau akan merasa seperti di surga.


۞ *•.¸.•*۞


4. Kakek berkata, besar atau kecil gajimu, seorang istri tetap ingin diperhatikan. Dg begitu maka istrimu akan selalu menyambutmu pulang dengan kasih sayang.


۞ *•.¸.•*۞


5. Kakek berkata, 2 org yg tinggal 1 atap (menikah) tidak perlu gengsi, bertingkah, siapa menang siapa kalah. Karena keduanya bukan untuk bertanding melainkan teman hidup selamanya.


۞ *•.¸.•*۞


6. Kakek berkata, diluar banyak wanita idaman melebihi istrimu. Namun mereka mencintaimu atas dasar apa yg kamu punya sekarang, bukan apa adanya dirimu. Saat kamu menemukan masa sulit, maka wanita tersebut akan meninggalkanmu dan punya pria idaman lain dibelakangmu.


۞ *•.¸.•*۞


7. Kakek berkata, banyak istri yang baik. Tapi diluar sana banyak pria yang ingin mempunyai istri yg baik dan mereka tdk mendapatkannya. Mereka akan menawarkan perlindungan terhadap istrimu. Maka jangan biarkan istrimu meninggalkan rumah karena kesedihan, Sebab ia akan sulit sekali untuk kembali.


-Moch. Mardika Purwantara U.P-
Founder & CEO Nur Hidayah Group
www.eosyariah.com
www.rsb-salsabila.com

Sabtu, 22 Oktober 2011

Cerita Bijak



Cerita bijak dari Indonesia, sebagai bahan renungan:
Seorang Ibu di Indonesia yang sudah tua memiliki 2 buah tempayan yang digunakan untuk mencari air, yang dipikul di pundak dengan menggunakan sebatang bambu. Salah satu dari tempayan itu retak, sedangkan yang satunya tanpa cela & selalu memuat air hingga penuh. Setibanya di rumah setelah menempuh perjalanan panjang dari sungai, air di tempayan yang retak tinggal 1/2. 

Selama 2 tahun hal ini berlangsung setiap hari, dmn ibu itu membawa pulang air hanya 1,5 tempayan. Tentunya si tempayan yang utuh sangat bangga akan pencapaiannya. Namun tempayan yang retak merasa malu akan kekurangannya, & sedih, sebab hanya bisa memenuhi 1/2 dr kewajibannya. Setelah 2 tahun yang dianggapnya sebagai kegagalan, akhirnya dia berbicara kepada ibu tua itu di dekat sungai. “Aku malu, sebab Air selalu bocor melalui bagian tubuhku yang retak di sepanjang jalan menuju ke rumahmu.” 


Ibu itu tersenyum, “Tidakkah kau lihat bunga beraneka warna di jalur yang kau lalui, namun tidak ada di jalur yang satunya? Aku sudah tahu kekuranganmu, jadi aku menabur benih bunga di jalurmu & setiap hari dalam perjalanan pulang kau menyirami benih2 itu. Selama 2 thn aku bs memetik bunga-bunga cantik untuk menghias meja. Kalau kau tidak seperti itu, maka rumah ini tidak se indah ini, sebab tidak ada bunga.” 

Kita semua mempunyai kekurangan masing-masing, namun keretakan & kekurangan itulah yang menjadikan hidup kita bersama menyenangkan & memuaskan. Kita harus menerima setiap orang apa adanya, & mencari yang terbaik dalam diri mereka. Rekan-rekan sesama tempayan yang retak, semoga hari kalian selalu menyenangkan. Ingat jangan lupa mencium wanginya bunga-bunga di jalur kalian setiap hari ya!!!! :)

-Moch. Mardika Purwantara U.P-
Founder & CEO Nur Hidayah Group
www.eosyariah.com
www.rsb-salsabila.com


Senin, 10 Oktober 2011

ALLAH The One And Only



Saat kita tdk paham maksud Allah, tetaplah memilih percaya..


Saat kita tertekan oleh kekecewaan, tetaplah memilih bersyukur..


Saat rencana hidup berantakan, tetaplah memilih berserah diri..


Saat putus asa melingkupi, tetaplah memilih untuk maju..


Dan apapun yg terjadi pd kita saat ini, tetaplah PERCAYA, BERSYUKUR, IBADAH YANG BAIK kepada Allah.


-Moch. Mardika Purwantara U.P-
Founder & CEO Nur Hidayah Group
www.eosyariah.com
www.rsb-salsabila.com

Kisah Seorang Kaisar Tentang Arti Hidup



Ada seorang Kaisar yang mengatakan kepada penunggang kudanya yang setia mengabdi, apabila ia bisa mengendarai kudanya & menjangkau wilayah sebanyak yang ia mampu dan kembali lagi, maka sang Kaisar akan memberikan wilayah sebanyak yang ia jangkau.


Tentu saja, sang penunggang kuda segera melompat naik ke atas kudanya & secepat mungkin pergi melakukannya.
Dia terus memacu & memacu,
mencambuk kudanya.
Ketika ia merasa lapar atau lelah, dia tidak berhenti karena dia sangat ingin memperoleh wilayah sebanyak mungkin.


Pada akhirnya, saat ia telah menjangkau wilayah yang cukup besar, ia kelelahan & sekarat.
Sang penunggang kuda lalu bertanya kepada dirinya sendiri, "Mengapa aku memaksa diriku begitu keras utk menjangkau begitu banyak?
Sekarang aku sekarat & aku hanya memerlukan sebidang tanah yang sangat kecil untuk menguburkan diriku sendiri."



PESAN MORAL :
Kisah di atas sama dengan perjalanan hidup kita.
Tiap hari kita memaksa diri dengan keras u/ mengumpulkan uang, kekuasaan atau menjadi tenar (money, power or fame).


Kita mengabaikan kesehatan, waktu bersama keluarga, sahabat, lingkungan sekitar & hobi yg kita sukai.
Saat kita melihat ke belakang, kita akan menyadari bahwa sebenarnya kita tak membutuhkan sebanyak itu,
namun kita tak bisa mengembalikan waktu yang terlewatkan.



Hidup ini bukan hanya bekerja menghasilkan uang, mendapatkan kekuasaan atau ketenaran.


Bekerja diperlukan untuk bertahan hidup dan agar dapat menikmati keindahan & kebahagiaan dalam kehidupan, juga agar kita bisa menjadi dan membagi berkat dengan orang lain.


Hidup adalah keseimbangan antara bekerja & bermain, untuk keluarga, sahabat & waktu pribadi. 
Dan yang terpenting adalah memiliki hubungan pribadi dengan Sang Pencipta (Allah S.W.T).


Kita harus memutuskan bagaimana caranya menyeimbangkan hidup !
"Tentukan & Atur Prioritas Hidup Kita dengan bijaksana".


-Moch. Mardika Purwantara U.P-
Founder & CEO Nur Hidayah Group
www.eosyariah.com
www.rsb-salsabila.com

Cara ALLAH Memberi Rezeki



Ada 4 cara Allah memberi rezeki kepada makhluk-Nya:


1. REZEKI TINGKAT PERTAMA (YANG DIJAMIN OLEH ALLAH)
"Tidak suatu binatangpun (termasuk manusia) yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin oleh Allah rezekinya."(QS. 11: 6)


Artinya Allah akan memberikan kesehatan, makan, minum untuk seluruh makhluk hidup di dunia ini. Ini adalah rezeki dasar yg terendah.


2. REZEKI TINGKAT KEDUA
"Tidaklah manusia mendapat apa-apa, kecuali apa yang telah dikerjakannya" (QS. 53: 39)


Allah akan memberikan rezeki sesuai dengan apa yang dikerjakannya. Jika ia bekerja dua jam, dapatlah hasil yang dua jam. Jika kerja lebih lama, lebih rajin, lebih berilmu, lebih sungguh2, ia akan mendapat lebih banyak. Tidak pandang dia itu muslim atau bukan.



3. REZEKI TINGKAT KETIGA
“... Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih." (QS. 14: 7)


Inilah rezeki yang disayang Allah. Orang2 yg pandai bersyukur akan dapat merasakan kasih sayang Allah dan mendapat rezeki yang lebih banyak. Itulah Janji Allah! Orang yang pandai bersyukurlah yang dapat hidup bahagia, sejahtera dan tentram. Usahanya akan sangat sukses, karena Allah tambahkan selalu.



4. REZEKI KE EMPAT (UNTUK ORANG2 BERIMAN DAN BERTAQWA)
".... Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (QS. Ath-Thalaq/65:2-3).



Peringkat rezeki yang ke empat ini adalah rezeki yang istimewa, tidak semua orang bisa meraihnya. Orang istimewa ini (muttaqun) adalah orang yang benar2 dicintai dan dipercaya oleh Allah untuk memakmurkan atau mengatur kekayaan Allah di bumi ini.


Wallaahu a'lam...
Selamat Menjemput Rezeki !


-Moch. Mardika Purwantara U.P-
Founder & CEO Nur Hidayah Group
www.eosyariah.com
www.rsb-salsabila.com

Allah Sumber Kebahagiaan



Ya allah, Engkaulah sumber kebahagiaan kami. Tolonglah kami, kuatkanlah kami dengan cinta-Mu, menjadi sadar akan cinta kami, kehilangan kami, kedudukan kami, mengatasi perasaan marah, kecewa, luka perih dihati, agar kami menjadi manusia yang rela dan ikhlas menerima ketetapanMu sehingga membentuk pribadi kami menjadi lebih kuat dan sabar dalam menjalani kehidupan di muka bumi ini. ​​آمِيّ... آمِيّنْ... يَ رَ بَّلْ عَلَمِيّ 


-Moch. Mardika Purwantara U.P-
Founder & CEO Nur Hidayah Group
www.eosyariah.com
www.rsb-salsabila.com

Doa' Sukses, Kaya, Mulia



Ya  اَللّهُ, mulai hari ini saya bertekad untuk menggunakan cara-cara mulia dalam berusaha... Tidak mengapa jika usaha saya belum BESAR... Yang terpenting pondasinya KOKOH terlebih dahulu... Tidak mengapa jika usaha saya belum besar... Yang terpenting usaha saya KUAT terlebih dahulu...


Ya  اَللّهُ , saya mempunyai mimpi-mimpi besar untuk usaha-usaha saya... Mohon bantuanMu Ya  اَللّهُ agar dapat saya gapai dengan pertumbuhan usaha yang alami... Mohon bantuanMu Ya  اَللّهُ agar saya senantiasa dalam jalanMu...


Ya  اَللّهُ , jika saya kekurangan modal, bukan HUTANG yang akan saya cari... Tetapi INVESTOR...


Saya ingin MULIA... Maka saya akan mengikuti apa yang diperintahkanMu... Dan menjauhi apa yang dilarangMu... Saya YAKIN bahwa pasti ada orang-orang diluar sana yang SUKSES, KAYA dan MULIA... Semoga saya bisa segera menjadi seperti mereka Ya  اَللّهُ ... 
​​آمِيّ... آمِيّنْ... يَ رَ بَّلْ عَلَمِيّ