Senin, 10 Oktober 2011

Kisah Seorang Kaisar Tentang Arti Hidup



Ada seorang Kaisar yang mengatakan kepada penunggang kudanya yang setia mengabdi, apabila ia bisa mengendarai kudanya & menjangkau wilayah sebanyak yang ia mampu dan kembali lagi, maka sang Kaisar akan memberikan wilayah sebanyak yang ia jangkau.


Tentu saja, sang penunggang kuda segera melompat naik ke atas kudanya & secepat mungkin pergi melakukannya.
Dia terus memacu & memacu,
mencambuk kudanya.
Ketika ia merasa lapar atau lelah, dia tidak berhenti karena dia sangat ingin memperoleh wilayah sebanyak mungkin.


Pada akhirnya, saat ia telah menjangkau wilayah yang cukup besar, ia kelelahan & sekarat.
Sang penunggang kuda lalu bertanya kepada dirinya sendiri, "Mengapa aku memaksa diriku begitu keras utk menjangkau begitu banyak?
Sekarang aku sekarat & aku hanya memerlukan sebidang tanah yang sangat kecil untuk menguburkan diriku sendiri."



PESAN MORAL :
Kisah di atas sama dengan perjalanan hidup kita.
Tiap hari kita memaksa diri dengan keras u/ mengumpulkan uang, kekuasaan atau menjadi tenar (money, power or fame).


Kita mengabaikan kesehatan, waktu bersama keluarga, sahabat, lingkungan sekitar & hobi yg kita sukai.
Saat kita melihat ke belakang, kita akan menyadari bahwa sebenarnya kita tak membutuhkan sebanyak itu,
namun kita tak bisa mengembalikan waktu yang terlewatkan.



Hidup ini bukan hanya bekerja menghasilkan uang, mendapatkan kekuasaan atau ketenaran.


Bekerja diperlukan untuk bertahan hidup dan agar dapat menikmati keindahan & kebahagiaan dalam kehidupan, juga agar kita bisa menjadi dan membagi berkat dengan orang lain.


Hidup adalah keseimbangan antara bekerja & bermain, untuk keluarga, sahabat & waktu pribadi. 
Dan yang terpenting adalah memiliki hubungan pribadi dengan Sang Pencipta (Allah S.W.T).


Kita harus memutuskan bagaimana caranya menyeimbangkan hidup !
"Tentukan & Atur Prioritas Hidup Kita dengan bijaksana".


-Moch. Mardika Purwantara U.P-
Founder & CEO Nur Hidayah Group
www.eosyariah.com
www.rsb-salsabila.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar